Smester Tinggi
Tak pernah terbayangkan sampai sejauh ini, dulu kalo ditanya mau tamat kuliah smester berapa gue pasti ngejawab wisuda smester 7, biar bisa cepat kerja, lanjut S2 buka usaha, lanjut S3 jadi lebih mapan secara keilmuan bisa mendirikan sekolah jadi dosen dan bagi-bagi ilmu secara gratis sama lingkungan sekitar dan orang-orang yang tidak mampu dan lain-lain banyak hal di masyarakat dan dunia global.
Ternyata Tuhan berkata lain ia yang Maha Segala-galanya menjawab do'a-do'a saya dengan membawa saya sampai sejauh ini smester 8, kefikiran mungkin ini karena saya terlalu sibuk organisasi tapi saya berorganisasi karena tidak mau hanya bermodalkan ijazah sarjana dan lain-lain saja tanpa keunggulan softskill, dan sekarang saya hanya aktif di 2 organisasi yang sudah lama berdiri dan 1 organisasi yang saya menjadi inisiatorny bersam 5 rekan lainnya.
Sekarang saya berusaha keras untuk menamatkan kuliah bersama para sahabat, ada yang sudah seminar proposal, ada yang menuju kompre, dan masih banyak yang mengejar dosen konsul untuk acc sempro dan kompre, pokoknya harus cepat wisuda, ortu dirumah sudah nanyain terus-terusan kapan tamat??? kapan tamat ??? kapan tamat??? terus-terusan gitu pagi-siang-sore-malam pokoknya seingetnya ortu.
Walaupun kami punya cita-cita yang beda-beda tapi selalu ada janji kalau sudah tamat kerja nikah dan lain-lain tetap bersahabat seperti keluarga, reuni kalo punya waktu luang yang banyak.
Semoga kami segera tamat dan jadi orang-orang sukses besar,berguna bagi keluarga, agama bangsa dan negara.
Walaupun kami punya cita-cita yang beda-beda tapi selalu ada janji kalau sudah tamat kerja nikah dan lain-lain tetap bersahabat seperti keluarga, reuni kalo punya waktu luang yang banyak.
Semoga kami segera tamat dan jadi orang-orang sukses besar,berguna bagi keluarga, agama bangsa dan negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar