Rabu, 13 April 2016

Dunia Sosial (Social World)

Sosial
Semenjak lulus tes dan berkuliah beberapa tahun yang lalu, ketika masuk kelas pertama kali, saat dosen bertanya ke mahasiswa satu persatu, apakah ini jurusan dipilih di pilihan pertama, banyak yang menjawab bahwa salah sangka, kirain fakultas itu eh fakultas ini, banyak juga yang menjawab ini pilihan kedua, banyak juga yang menjawab ini pilihan ketigan, and the point is mereka mau bilang mungkin kurang lebih seperti ini maksud dari jawaban-jawaban mereka bahwa kebetulan masuk di Universitas ini di Jurusan ini dan kalo boleh milih mau ditempat lain aja dan karena udah terlanjur aja disini.

Jujur waktu itu tidak ada penyesalan sama sekali dalam hati ketika dinyatakan lulus hanya teringat kalimat dari guru ketika kelas XII, Ibu guru bilang kayak gini : "Walaupun kalian anak IPA, belum tentu kalian ketika kuliah masuk di jurusan IPA pula, dan jangan memaksakan diri, kalo selama di SMA kalian di Jurusan IPA dan merasa ngak ada peningkatan diri atau ngak ketemu chemistry atau kecocokkan hanya sekedar sekolah dan naik kelas dan lulus, berarti di kuliahan kemungkinan besar kalian cocok ambil jurusan IPS, apalagi kalian kalo kalian tidak terlalu suka hitung-hitungan, rumus, dan praktek di laboraturium malah lebih suka dengan ketemu orang banyak, berinteraksi langsung dengan masyarakat luas."

Kayaknya omongan Ibu guru sejarah waktu kelas XII IPA dulu itu yang terjadi sekarang, terfikir seperti itu saat menginjakkan kaki pertama kali dilantai kampus tercinta. Kemudian OpDik atau PK2 pun dimulai, disanalah ribuan orang berkumpul dengan pakaian HitamPutih gemuruh suara dimana-mana, banyak yang malu-malu karena merasa baru dan belum banyak kenal, ada juga yang sudah heboh karena masuk bersama kawan-kawan se SMA atau rumahnya berdekatan intinya sudah lama kenallah, ada juga yang sibuk dengan dirinya masing-masing, Sementara karena di SMA waktu dikantin walaupun anak IPA tetapi bergaul dengan anak IPS jadi walaupun belum aktif sebagai anak kuliahan yang berkuliah difakultas dan jurusan yang adalah IPS sudah keluar sedikit demi sedikit jiwa sosial keluar mulai berani ngajakkin orang ngobrol duluan jadi dari saat itu ngak pernah namanya kesepian dari dalam bus mahasiswa sampe kampus dikelas dikantin ataupun pas pulang naik bus lagi, kadang-kadang naik travel juga kalo kehabisan bus, semenjak saat itu mulai banyak kenal dan dikenal orang banyak dan ngak pernah sepi, ya paling pas naik motor balik menuju rumah aja sendirian , tapi ngak apa-apa lewat jalan utama jadi tetap rame suasananya.

Mulailah perkuliahan mulailah di Fakultas orang-orang sosial baik sosial murni maupun politik campur sosial maupun pemerintahan campur sosial maupun komunikasi sosial dan yang berhubungan sosial lainnya, pokoknya kalo kuliah di fakultas ini dunia sosialnya papan atas nomor satu da, semakin lah benar-benar hijrah dari anak IPA waktu SMA jadi Total anak IPS saat kuliah, sungguh kita tidak tahu apa yang akan terjadi lima menit kedepan dengan diri kita, apalagi masa depan, dan sungguh masa depan adalah misteri yang sangat seru untuk ketahui dengan menjadi pribadi sebaik-baiknya saat ini.

Jadi kalau ada yang bilang salah jurusan ketika kuliah, menurutku itu sebuah ungkapan ketidaksiapan saja dari pribadinya, karenakan ketika memilih pastilah ia memiliki kebebasan untuk memilih dan waktunya panjang untuk tetap dipilihannya atau berpindah sampai ia memutuskan pilihannya disitu. Syukurilah dimana tempat kamu sekarang berada dan jagalah apa yang kamu punyai sekarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar