Waktu itu menuju magrib dikost'an seorang sahabat, saat siap-siap untuk sholat magrib tiba-tiba di depan kost'an terdengar suara cewek sedikit lembut memanggil nama gue, Asep... Asep... Asep.... gue bilang dengan sohib gue kayaknya gue denger ada yang manggil-manggil diluar depan kost'an trus cewek itu juga manggil nama sohib gue dia bilang Deka...., pas gue sama sohib keluar ternyata si Tia kirain mau ngapain eh teryata dia bilang mau nyampein berita duka bahwa Ayahanda dari sohib kami yang lain yaitu si Uri R, lalu malam itu juga kami mengatur rencana untuk ngelayat hari pertama atau nyatu.
Akhirnya jam 9 kami berangkat kerumah yang berduka, gue,yuni,yik, kibo,iin dan anak-anak bem yang pernah satu kabinet dengan kami, lalu kami mengikuti dari menyolatkan sampai menguburkan Ayahanda si Uri , barulah hisyam, hadi,deka,mantep, yolanda dan lain-lain semuanya datang dan berkumpul menyampaikan turut berduka dan menyabarkan keluarga yang sedang berduka.
Barulah hari itu gue tau kalo teryata sakitnya sudah lama tetapi bapak mau dibawa kerumah sakit kalo ada si Uri betapa sayangnya bapak dengan si Uri dan ternyata bapak banyak sakitnya, tetapi si karena dia bukan tipe orang yang suka menunjukkan kesedihannya di depan banyak orang.
Pesan dari bapak bahwa ia harus menyelesaikkan sarjananya, yang ditunda karena bekerja jauh bahkan karena itu ia jarang pulang kerumah dan ke kampus, gue bilang tetep kuat sob ada gue dan para sahabat sering cerita aja kalo ada masalah atau apa dan pastinya selalu di do'akan yang terbaik.
nah moment-moment gini yang buat gue haru dan sedih, yaitu pas liat dimakamkan da di dan selesai pemakaman hue ngak sengaja liat wajah ibu, ibu ngelamun lalu nangis tersedu-sedu mendalam saat peluk oleh saudaranya yang ttmenguburkan, sediiiiiiiiiih bangetttt rasanya sampe speechless gue.
memang gue selalu meneteskan air mata kalo udah tentang ibu dan ayah.
ya Tuhan Jadikanlah kami anak-anak yang membanggakan kedua orang tua kami dan bagian dari alasan-alasan kebahagian mereka di dunia dan akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar