Jumat, 15 April 2016

Memimpin apa diPimpin

Jalanku Bukan Jalanmu
Banyak orang yang tidak memiliki arah hidup sehingga ia hanya menjadi seorang pengikut, dalam situasi yang seperti ini memamng terlihat tak mengapa tetapi akan terasa ketika ia sudah tua nantinya, mungkin ketika ia sudah berumur diatas 50'an dimana ia tak bisa lagi bergantung kepada ibubapaknya serta saudara-saudaranya sudah memiliki anak cucunya masing-masing yang harus diurusi, barulah ia sebatang kara tanpa kemampuan terus merenungi nasibnya.

Itulah mengapa pentingnya kita memiliki setidaknya kemampuan agar bekerja dan dihargai dan diupah karenanya, walaupun gaji kecil kalo punya kemampuan lama-kelamaan gaji akan membesar karena diri kita memilikii nilai jual yang meningkat, nilai jual disini maksudnya adalah kontrak kerja yang diperpanjang karena hasil kerja memuaskan.

Betapa pentingnya jiwa kepemimpinan agar bisa hidup mandiri, dan bukan merepotkan orang lain malah bisa banyak membantu orang banyak yang membutuhkan bantuanmu, tak perlulah jauh-jauh orangtuamu dan adikkakakmu dirumahmu adalah yang pertama bisa kamu bantu.

Dan orang-orang yang hebat saja yang bisa berani mengatakan jalanku bukan jalanmu bukan untuk sombong tapi mereka mengatakan itu perwujudan dari mereka tak ingin lagi mengikuti cara orang lain karena mereka telah berhasil menemukan mau kemana arah masa depan mereka dan menjadi apa, dan kalo orang mau mengikutinya silakan tapi kalo minta mereka ikuti tidak akan.

kalimat yang pernahku dengar ini sangat menginspirasiku untuk mandiri dan membuat jalur hidup sendiri yaitu : "hanya ikan mati yang berenang mengikuti arus." ,semenjak itu memulai petualanganku sendiri, dengan caraku sendiri karena tujuannya hanya aku yang tahu, kalo mengikuti orang lain akan sama dengan orang lain sedangkan berbeda itulah yang membuat sesuatu bernilai tinggi.

Jadilah Dingin untuk orang-orang yang kepanasan jadilah hangat untuk yang kedinginan dan jadilah cahaya untuk menerangi hidup orang-orang disekitarmu, sehingga hadirmu dinantikan jauhmu dirindukan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar