Minggu, 10 April 2016

Jadi Mengapa Tidak ?

Pertanyaan yang sering dilontarkan
pertanyaan ini dilontarkan biasanya pada diri sendiri untuk orang-orang yang memimiliki level percaya diri yang tinggi, yang baginya setiap tantangan di depan adalah petualangan yang akan ia jadikan suatu pengalaman hidup yang seru untuk dinikmati olehnya disetiap waktu dan setiap harinya, ya namanya hidup tantangan rintangan selalu datang bergantian dengan kebahagiaan dan keberuntungan tetapi bagi orang yang bijaksana juga selalu optimis waktu-waktu hari-hari kedepan adalah dunia antah berantah yang akan ia selami dengan penuh rasa antusiasme.

seperti kata Bong Chandra bahwa kesuksesan itu hanya untuk orang yang berjuang sampai akhir, saya mengiyakan kalimat ini, karena menurut saya bagaimana bisa menjadi orang sukses kalo tidak berjuang sampai mengapai kesuksesan itu sementara banyak orang yang akan menjadi saingan yang membedakan orang sukses atau tidak menurut saya adalah seberapa dalam niatnya, seberapa lama ia tahan berjuang memperjuangkan yang ingin ia capai,seberpa taat ia beribadah, berdo'a, dan mendapat restu dari orang tua dan orang-orang yang tulus mencintai menyayanginya, seberapa bijak ia mengambil keputusan, seberapa ikhlas dan sering ia bersedekah ,dan banyaknya orang yang merasakan kebermanfaatan dari dirinya sebelum ia menjadi sukses. kenapa saya utarakan sebanyak itu faktor untuk menjadi orang sukses, adalah karena sukses itu tak pernah mudah, orang yang sukses dengan mudah akan jatuh dengan mudah pula sedangkan orang yang sukses beranjak dari bawah ia di isi dengan banyak kepahitan dan ketida enakkan hidup hal-hal inilah yang membuatnya menjadi orang yang lebih tegar, hati-hati, dan tenang menghadapi setiap persoalan yang ada di depannya.

kebahagiaan adalah sesuatu yang ditentukan oleh kita sendiri jawabannya ada dalam diri kita sendiri apa kita memilih untuk sukses atau tenggelam dalam mimpi tanpa berjuang. pernah dengar kalimat ini : ALLAH SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu mengubah nasibnya sendiri, artinya Tuhan akan membantu dan meridhoi kesuksesan seorang pejuang tentang apa yang ia perjuangkan bukan tiba-tiba kesuksesan itu diberi dengan mudah melainkan mau lihat dulu seberapa jauh seberapa keras usaha dari dirimu untuk mengapai kesuksesan itu.

defenisi sukses bagi setiap orang berbeda-beda, ada yang ketika suda tamat Sekolah Dasar lalu bekerja ia sudah merasa sukses, ada yang ketika sudah tamat Sekolah Menengah pertama lalu kerja ia sudah merasa sukses, ada yang ketika tamat Sekolah Menengah Pertama lalu bekerja ia sudah merasa sukses, ada yang ketika sudah menamatkan dari Sekolah Tinggi juga Akademi ia lalu bekerja dan berpenghasilan cukup tinggi dibanding teman-temannya yang seangkatan ketika kuliah maupun ketika SD-SMP-SMA ia sudah merasa sukses, ada yang ketika tamat dari Universitas Swasta ternama kemudian bekerja ia merasa sudah sukses karena gajinya yang tinggi dibanding yang lainnya, ada yang ketika berhasil menamatkan diri dari Universitas Negeri kemudian bekerja ia sudah merasa sukses karena keberadaannya dianggap  dan status sosialnya tinggi, ada juga karena banyak gelar ia merasa sudah sukses, dan banyak lagi defenisi sukses bagi orang-orang disekeliling saya.

tapi bagi saya sukses yang sebenarnya adalah tentang bagaimana kamu bisa meningkatkan kemampuan soft skill dan hards kill mu selama sekolah lalu mengembangkannya dan mempraktekkannya di masyarakat luas kemudian dari itu kamu mendapat uang untuk Ibumu Ayahmu Adik-adikmu kakak-kakakmu baik yang laki-laki maupun perempuan saudara dari pihak Ibumu saudara dari Pihak Ayahmu. lalu ilmu yang kamu miliki  dapat dirasakan manfaatnya oleh sahabat-sahabat dan teman-temanmu, guru-gurumu, dosen-dosenmu, dan masyarakat luas, sehingga kamu di kenang karena kebermanfaatanmu dan rasa terimakasih mereka kepadamu, bukan dari mana asalmu siapa orangtuamu keturunan apa kamu dan lain-lain, seperti kata Alm, Gus Dur : kalo kamu bermanfaat bagi banyak orang,orang tidak tanya apa agama dan sukumu. Jelaslah bahwa bagaimana kebaikkan, usaha dan semua yang berasal dari hati akan diterima pula dan dirasakan pula oleh hati.

jadi jika kamu bisa jadi orang baik dan melakukan kebaikkan sekarang juga, "mengapa tidak" segera dilakukan secara rutin, salam bahagia salam sukses salam bermanfaat bagi banyak orang Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh salam sejahtera untuk kita semua. Be your self.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar