Karena kampus ku jauh dari rumah jadi rutenya pun Kabupaten trus lewat Kota trus Kabupaten jadi banyak jalan dan tempat-tempat yang dilalui, apalagi dua tahun terakhir ini saya bawa motor sendiri jadi bener-bener ngeliat dari dekat, ya lebih dekat daripada naik bus mahasiswa waktu awal-awal kuliah dulu, sekarang kan udah mengejar gelar alias udah semester tinggi udah seperti telor diujung tanduk tinggal nunggu pecahnya aja, beberapa step lagi wisuda dan selesailah perkuliahan.
Balik lagi kecerita tentang seorang Bapak Penjual Roti yang kecelakaan di jalan, saya liat waktu pulang, kendaraan didepan melambat dan macet lalu ku pelankan kendaraanku tepatnya motor tua ku ya bisa dibilang tua udah 5 tahun lebih beberapa bulan jadi kendaraan ku semenjak dibeli, terlihatlah serakan pecahan dari motor, lalu terlihat seorang bapak serta rotinya yang sudah dikumpulkan lagi setelah berserakan juga karena kecelakaan tadi, ngak bisa terlalu dekat karna banyak orang yang sudah mengerumbunginya dan menolongnya.
Ia terduduk seperti masih terkejut atas apa yang barusan ia alami, ada 1 orang yang merupakan bagian dari orang-orang yang menolongnya, menanyakan padanya : "bapak baik-baik saja ? , yang mana yang sakit ?" , lalu bapak penjual roti yang sudah tua itupun hanya menatap saja kepada yang bertanya padanya itu. saya merasa turut cemas dengan keadaan bapak itu, setelah ditenangkan beberapa menit lalu sibapak mulai menarik nafas dalam, dan berkata : "bagaimana motor dan roti-roti ku ?", lalu orang didekatnya berkata: "sudah yang penting bapak selamat dan bisa pulang kerumah ketemu keluarga dirumah", lalu ia diam lagi. saya seperti bisa tau apa yang bapak ini rasakan dan fikirkan , saya mulai menebak-nebak jangan-jangan ia mikirin : anak-anak ku , istri ku pasti sedang menunggu hasil penjualan hari ini untuk makan hari ini dan besok pagi (dalam benak dan hati bapak penjual roti : tebakkan ku) , lalu bapak disebelahnya yang lain lagi mengeduk kantongnya lalu mengeluarkan hp silakan bapak telefon keluarga bapak, berapa nomornya kita hubungi sekarang, bapak penjual roti yang tua itupun hanya diam, dan tak mengambil hp tak menyebut nomor apapun. lagi-lagi dalam benak ku muncul tebakkan : (jangan-jangan bapak ini lupa nomor hp untuk menghubungi keluarganya, maklum sudah cukup tua, dan banyak fikiran juga barusan mengalami kecelakaan atau tidak punya hp dirumahnya).
Sungguh saat itu saya tertegun sedih hampir menangis dada pun terasa sesak, terbayang kalo saya diposisi itu atau orang-orang tercintaku dalam keadaan seperti itu, betapa sesulit apapun kita harus tetap bersyukur dalam kehidupan ini, ketika kita sulit lihatlah kebawa masih banyak orang yang kesulitan lebih dari kita, itu agar kita bersyukur. Juga ketika kita merasa sudah tinggi lihatlah ketas agar tidak sombong dan akan terus belajar.
Lalu bapak penjual roti itupun ditemani sampai pulih dan bisa melanjutkan perjalanan, jujur ketika melihat hal seperti itu sering saya berfikir seandainya saya punya banyak uang dan sudah sukses besar pasti saya bantu sampai sembuh, lalu ketika melihat orang-orang yang sudah sangat tua masih bekerja lagi-lagi sedih hatiku terasa seperti menangis rasanya ingin kubantu tapi apalah daya uang tak sebanyak keinginan ku membantu itu, tapi saya tetap bersyukur bisalah membantu seribu dua ribu, setidaknya melatih hati agar terbiasa berbagi, jadi nanti kalo sudah sukses sudah terbiasa membantu orang lain hehe.
Sudah sangat sore dan hari mulai gelap sayapun memutuskan melanjutkan perjalanan karena mama berpesan jangan menginap libur dulu menginapnya nak, karena beberapa bulan terakhir saya nginap terus untuk berkumpul-kumpul dengan teman-teman, untuk berbagi dan kumpul-kumpul tentang blog, blog ku : asddarayp.blogspot.com , juga untuk channelku di youtube : AsddarAYP atau https://www.youtube.com/channel/UCqJn8hd2F4L1whu6gk-JXaQ , sama teman-temanku si Deka, Mantep, dan lain-lainnya. Dalam perjalanan pulan kerumah diatas motor sambil nyetir masih terbayang keadaan bapak tadi, ku do'akan dalam hatiku : Ya Allah Sembuhkanlah bapak tadi, semoga selamat sampai tujuan, semoga bapak tadi banyak rezeki agar hidupnya lebih muda tidak sulit lagi, anak-anaknya jadi orang sukses dan orang besar, amin amin amin.
Sedikit pesanku untuk mengingatkanku sendiri juga mengingatkan kita semua, berhati-hatilah berkendara karena ketika kamu kecelakaan bukan hanya kamu yang susah tapi keluargamu dirumah juga. Kalo melihat orang kecelakaan tolonglah segera jangan lewat saja apalagi kalau tidak ada yang menolongnya kecuali malam gelap dan ditempat rawan perampokkan bisa saja itu jebakkan, lalu bersedekahlah berapapun yang kamu punya misal kamu punya 10 ribu seribu saja atau dua ribu saja sudah cukup, bersedekah itu tak mesti banyak asal rutin.
salam bahagia, salam pencerdasan, salam berbagi,
buat yang baru kenal atau baru baca ini, untuk lebih mengenalku, ini akun sosial media ku :
Twitter : @AsddarAYP
InstaGram : @asddarayp
Channel Youtube AsddarAYP : https://www.youtube.com/channel/UCqJn8hd2F4L1whu6gk-JXaQ
see you
have a nice day
selalu senyum agar tak lupa untuk bahagia, karena bahagia atau sedih adalah pilihanmu.
keren mas, dapatkan banyak ide melalui IG dan Pinterest, cek http://www.putra-dayeuhluhur.com/2016/05/the-pin-20-tool-riset-instagram-dan.html
BalasHapusmakasih, okok makasih sarannya mas
BalasHapus